MUHAMMAD
TELADANKU
Judul Buku : Muhammad Teladanku
Pengarang : Eka Wardana dan Tim Sygma
Pernebit :Sygma Publishing
Tahun Penerbit :Bandung, 28 Juni 2013 M/19 Sya’ban
1343 H
1. KELAHIRAN RASULULLAH
Adik-adik tersayang, dalam buku ini kalian dapat membaca
berbagai kisah luar biasa. Ada kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang
membangun Ka’bah. Tentu buku ini berkisah juga mengenai masa kecil Nabi
Muhammad Saw. Tahukah kalian bahwa Nabi Muhammad Saw. adalah keturunan dari dua
orang yang disembelih ayahnya sendiri? Tahukah juga kalian bahwa pada tahun
yang sama dengan kelahiran Nabi Muhammad Saw. Kota Mekah diserang pasukan
bergajah? Jika kalian ingin tahu jawabannya, baca saja buku ini ya….
2. MASA MUDA
Adik-adik tersayang, masa kecil Nabi Muhammad Saw.
dipenuhi dengan berbagai kisah indah dan luar biasa, walaupun ada juga yang
memilukan hati. Ada kisah tentang dadanya yang dibelah malaikat, tentang wafat
ibundanya terkasih, tentang betapa sayang sang kakek kepadanya, dan tentang
perjalanan ke Syam yang jauh bersama sang paman, Abu Thalib.
Semuanya bisa kalian baca dalam buku ini. Selain itu
semua, kalian juga bisa mengetahui masa remaja, masa dewasa, saat pernikahan
Nabi Muhammad Saw., dan kehidupan keluarga beliau sebelum diangkat menjadi
utusan Allah.
3. MENJADI RASUL
Adik-adik tersayang, mungkin air mata kalian akan
mengalir saat membaca buku ini. Betapa tidak, kalian akan menemukan banyak kaum
Muslimin yang disiksa hanya karena mereka beriman kepada Allah Swt.
Begitu diangkat menjadi rasul, kehidupan Muhammad Saw.
yang penuh ketenangan berubah drastis menjadi penuh dengan perjuangan membela
Islam. Beliau juga menahan smua caci dan siksa yang ditimpakan kepadanya dengan
begitu tabah. Adik-adik tersayang, kalian ingin menjadi tangguh dan sabar?
Contohlah kehidupan Rasulullah Saw.
4. KETABAHAN
Adik-adik tersayang, buku ini banyak bercerita mengenai
kisah manis dan sedih yang dialami oleh Rasulullah Saw. Kalian bisa membaca
kisah tentang islamnya Umar bin Khattan dan Abu Dzar Al Ghifari beserta
masyarakatnya, suku Ghifar. Namun, di sini juga kalian akan menemui kisah
menyayat hati tentang kematian paman Rasulullah Saw. Abu Thalib, yang kemudian
disusul istri tercinta beliau, Bunda Khadijah. Dalam buku ini diceritakan juga
bagaimana penderitaan kaum Muslimin yang diusir dan diasingkan. Masya Allah,
Adik-adik tersayang, betapa gigih dan tabah Rasulullah Saw. dalam berjuang.
5. TANDA-TANDA KEMENANGAN
Adik-adik tersayang, alangkah kejam perlakuan orang Kafir
Quraisy kepada Rasulullah Saw. setelah Abu Thalib dan Bunda Khadijah wafat.
Mereka menaburkan tanah ke atas kepala Rasulullah Saw., menimpuknya dengan batu
ketika sedang shalat, serta memasukkan isi perut hewan ke dalam masakan
Rasulullah Saw. Untuk meringankan beban di hati Rasulullah Saw., Allah Swt. mengutus
Malaikat Jibril untuk mengajak beliau melakukan Isra’ dan Mi’raj. Akan kalian
baca pada buku ini, betapa indah dan menakjubkan apa yang Rasulullah Saw. lihat
dalam perjalanannya itu.
6. MADINAH AL MUNAWARAH
Adik-adik tersayang, akhirnya Rasulullah Saw. tiba di
Madinah. Para penduduk menyambut kedatangan beliau dengan begitu meriah dan
tulus. Belum pernah dan tidak akan pernah ada lagi dalam sejarah, penyambutan
yang begitu penuh cinta terhadap seorang pemimpin. Apa yang beliau lakukan
pertama kali di Madinah? Tinggal di manakah Rasulullah dan keluarganya? Apa
yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. untuk mencari nafkah? Kisah-kisah indah
penuh hikmah dalam buku ini menjawab semua pertanyaan itu.
7. MEMPERTAHANKAN ISLAM
Adik-adik tersayang, kali ini Rasulullah Saw. dan para
sahabatnya harus berhadapan dengan pasukan Quraisy yang berjumlah tiga kali
lipat lebih banyak. Pasukan musuh juga memiliki persenjataan yang jauh lebih
hebat dan canggih. Ketika kedua pasukan bertemu di Badar, Rasulullah Saw. dan
para sahabatnya menyadari bahwa jika mereka kalah, akan punahlah Islam dari
muka bumi.
Saksikan kegagahan Hamzah bin Abdul Muthalib yang
sendirian saja mampu menahan pasukan berkuda musuh pada Perang Badar ini.
8. PERANG UHUD
Adik-adik tersayang, pagi itu di kaki Gunung Uhud,
sebenarnya kaum Muslimin sudah meraih kemenangan dan pasukan musuh sudah
berlari lintang pukang. Namun, pasukan pemanah kaum Muslimin melanggar perintah
Rasulullah Saw. Akibatnya, situasi jadi terbalik. Kaum Muslimin pun terpukul
mundur. Bahkan, pipi Rasulullah Saw. sampai tertembus besi helmnya akibat
berhasil membangkitkan semangat para sahabatnya dan membalik kekalahan itu
menjadi sebuah kemenangan.
9. PERANG KHANDAQ
Adik-adik tersayang, belum pernah kaum Muslimin disergap
perasaan tercekam seperti saat menghadapi musuh pada Perang Khandaq. Betapa
tidak, seluruh kekuatan musuh bergabung untuk menghancurkan Madinah. Begitu
besar jumlah mereka, sampai-sampai Rasulullah Saw. dan kaum Muslimin harus
menggali parit yang lebar dan dalam untuk menahan serangan. Di tengah situasi
yang demikian itu, Yahudi Bani Quraizhah berkhianat! Mereka berusaha menyerang
kaum Muslimin dari belakang!
10. KEMENANGAN DI KHAIBAR
Adik-adik tersayang, kaum Yahudi adalah orang-orang yang
keras permusuhannya kepada Rasulullah Saw. dan kaum Muslimin. Mereka kini semua
berkumpul di sebuah kota yang terdiri atas rangkaian benteng tangguh bernama
Khaibar. Di sana, 10.000 orang pasukan Yahudi bersenjata lengkap menanti
kedatangan 1.500 orang pasukan Muslim yang langsung dipimpin oleh Rasulullah
Saw. Apa yang terjadi kemudian?
Buku ini juga memuat banyak peristiwa penting, di
antaranya Perjanjian Hudaibiyah, pengiriman utusan kepada raja, serta Perang
Mut’ah.







0 comments:
Post a Comment